Salah satu hal yang sangat penting dalam suatu pekerjaan konstruksi, terutama dalam pekerjaan saluran air (drainase) adalah pemilihan material. Oleh karena itu, penggunaan buis beton dalam pekerjaan drainase dinilai memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan menggunakan material dari batu kali, antara lain waktu pelaksanaan proyek yang lebih cepat dan ramah lingkungan.

Sekilas tentang Buis Beton

Buis beton atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan gorong-gorong beton merupakan salah satu produk beton pracetak (precast) yang sering digunakan dalam pekerjaan saluran air. Buis beton merupakan material modern yang biasa juga disebut dengan nama hong atau pipe concrete karena bentuknya seperti pipa namun terbuat dari beton.

Secara umum buis beton bahan penyusun yang digunakan sama seperti pembuatan beton konvensional lainnya antara lain semen portland, agregat halus, agregat kasar, dan air. Material beton yang satu ini biasanya digunakan untuk pembangunan gorong-gorong, saluran pembuangan air, sumur hingga drainase.

Saat ini sudah banyak yang jual bius beton sehingga penggunaannya dapat diterapkan dengan mudah mulai dari level pembangunan rumah, jalan, maupun proyek lainnya, tergantung pada kebutuhan. Di pasaran umumnya tersedia 2 (dua) tipe buis beton, yaitu:

1. Berdasarkan bentuk

Saat ini kebanyakan pabrik buis beton merilis precast dalam 2 pilihan bentuk. Yang pertama adalah bentuk lingkaran penuh dan yang kedua adalah buis beton setengah lingkaran, kedua bentuk ini memiliki fungsi masing-masing.

2. Berdasarkan bahan yang digunakan

Semua buis beton terbuat dari concrete atau semen yang dicetak. Perbedaan berdasarkan bahan untuk material ini terdapat pada penggunaan pasir pada buis beton maupun buis beton yang tanpa menggunakan pasir. Buis beton tanpa menggunakan pasir dianggap lebih kuat karena tidak ada air yang akan masuk kedalam. Untuk itu, beton jenis ini sering digunakan untuk pengairan ataupun untuk gorong-gorong.

Fungsi Buis Beton

Fungsi buis beton sebagai material pekerjaan konstruksi, terutama dalam pekerjaan saluran air, setidaknya ada 3 (tiga) fungsi, antara lain :

1. Untuk pengairan

Fungsi buis beton untuk pengairan lebih mampu melindungi aliran air dari pada menggunakan bahan lain. Umumnya digunakan buis beton dengan tipe buis beton bulat ataupun buis beton belah. Selain itu juga, menggunakan buis beton sebagai material untuk pengairan dipercaya lebih unggul dari pada menggunakan batu kali.

2. Untuk gorong-gorong

Seperti halnya untuk pengairan, buis beton berfungsi untuk aliran air atau gorong-gorong. Pengerjaan menggunakan buis beton dipercaya jauh lebih cepat dan juga murah dibandingkan dengan material saluran lainnya. Umumnya digunakan buis beton tipe setengah lingkaran. Untuk dimensi dan spesifikasi buis beton dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Untuk pembuatan sumur 

Fungsi buis beton untuk melapisi dinding tanah saat membuat sumur, baik itu sumur sumber air maupun sumur resapan. Adanya buis beton tentunya berfungsi mempermudah pengerjaan sumur tanah dan menjadikan biaya lebih hemat. Dimensi buis beton yang digunakan untuk sumur resapan biasanya berbentuk bulat atau lingkaran.

Kelebihan Buis Beton

Ada beberapa kelebihan dari penggunaan buis beton untuk keperluan saluran air, antara lain adalah:

1. Berkualitas dan bermutu baik

Buis beton dibuat mengikuti standar tertentu serta dijaga kualitasnya agar menghasilkan mutu yang baik. Selain itu, produksi buis beton tidak terpengaruh cuaca karena dilakukan dalam pabrik seperti produk dari Pabrik Beton Lawang Indah, sehingga tidak mengganggu proses pembuatan dan merusak kualitas beton.

2. Hemat waktu dan efisien

Buis beton bisa langsung dipasang di bagian yang dibutuhkan, tidak seperti beton konvensional yang harus dibuat dari awal. Hal ini tentunya akan menghemat lebih banyak waktu yang dapat digunakan untuk kegiatan konstruksi lainnya sehingga dapat berjalan lebih efisien.

3. Ramah Lingkungan

Pada penggunaan beton konvensional yang dibuat dan dicor langsung pada tempat konstruksi, hal ini akan menyebabkan ada limbah dari sisa-sisa pengerjaan yang dapat merusak lingkungan sekitar. Hal itu tidak terjadi jika menggunakan buis beton precast karena di buat di tempat yang terpisah dan khusus. Menggunakan buis beton precast hanya tinggal dipasang pada tempat konstruksi, sehingga lebih ramah lingkungan.

4. Mengurangi biaya tenaga kerja

Menggunakan buis beton precast dalam proses konstruksi tentu akan lebih mengurangi jumlah tenaga kerja yang digunakan, karena tinggal memasang buis beton di lokasi tersebut. Karena buis beton dibuat secara langsung di pabrik, proses pembangunan atau konstruksi akan jauh lebih cepat dibanding dengan menggunakan buis beton konvensional.

Kekurangan Buis Beton

Selain memiliki kelebihan, buis beton juga memiliki beberapa kekurangan. Buis beton precast dibuat di tempat yang berbeda dengan lokasi konstruksi, tentu dibutuhkan pemindahan beton dari pabrik ke lokasi tersebut.

Hal ini menyebabkan munculnya biaya transportasi untuk mengantar beton buis beton dengan aman dan tetap terjaga kualitasnya. Selain itu, terdapat juga biaya pemasangan karena diperlukan peralatan serta tenaga kerja untuk memasang buis beton.

Itulah bahasan singkat fungsi buis beton beserta kelebihan dan kekurangannya. Semoga Bermanfaat.

 

Fungsi Buis Beton serta Kelebihan dan Kekurangannya

Literasi Publik

Ikut mencerdaskan masyarakat dengan bacaan dan tulisan online

Post Comment